Habitat Sugar Glider
Sugar Glider

Sugar Glider di Alam vs Penghobi

Posted On Juni 30, 2018 at 6:57 am by / No Comments

Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa SG dapat hidup di hutan, di penangkaran ataupun di tangan para pecinta Sugar Glider. Kalau sahabat yopetoys belum membaca artikelnya, kami sarankan untuk membacanya terlebih dahulu, bisa klik di sini.

Sugar Glider di Habitat Aslinya

Di alam atau di hutan, Sugar Glider hidup di pepohonan. Biasanya SG membuat sebuah sarang untuk tidur di siang hari. Sarang atau tempat tidur sugar glider berupa lubang di pepohonan di hutan.

Di Hutan Hidup Berkoloni

Di habitat aslinya, SG hidup berkelompok atau biasa disebut berkoloni yang terdiri dari 10 sampai 15 ekor. Dalam sebuah kelompok tersebut, terdapat jantan dan betina yang jumlahnya tidak menentu. Namun biasanya jumlah SG betina lebih banyak dari pada jumlah SG jantannya.

Berburu Serangga di Alam

Seperti yang telah dijelaskan tentang ciri-ciri SG, SG ini merupakan hewan yang nocturnal dan omnivora, yaitu hewan yang aktif mencari makan di malam hari. Sedangkan di siang hari mereka gunakan untuk beristirahat atau tidur. Pada saat malam hari datang, mereka mulai berburu serangga kecil, vertebrata kecil, buah-buahan dan getah manis dari pohon karet, pohon akasia dan pohon eucalyptus.

Sugar Glider di Tangan Penghobi

Meskipun habitat asli SG adalah di hutan, namun SG juga dapat hidup di tengah-tengah masyarakat. Hewan mungil ini dapat menjadi sahabat manusia, karena termasuk hewan yang bisa bonding (jinak) terhadap manusia.

Sugar Glider yang di tangan penghobi tentu saja yang jinak, tidak seperti SG yang di hutan. Kini kita dapat menemukan banyak para pecinta SG dari berbagai kota di Indonesia. Bahkan sekarang sudah ada banyak komunitas ataupun sekumpulan orang yang memiliki kesukaan dan hobi yang sama untuk memelihara dan melestarikan Sugar Glider.

Sugar Glider yang dipelihara oleh para penhobi ini biasanya diletakkan di dalam kandang yang dilengkapi dengan aksesoris untuk SG. Jika di hutan mereka tidur di sarang pohon, di penghobi mereka tidur di sebuah sleeping pouch khusus untuk Sugar Glider yang biasanya terbuat dari kain. Selain itu di dalam kandang SG biasanya juga diberikan beberapa mainan untuk SG seperti roda putar, rantai geometri, ranting daun dan lain sebagainya.

Di Penghobi hidup Berpasangan maupun Berkoloni

Mayoritas SG yang dipelihara di tangan para penghobi hidup berpasangan di dalam satu kandang. Namun ada beberapa penghobi juga yang sengaja membuat koloni yang sudah disatukan sejak kecil. Sehingga ketika SG sudah dewasa, tidak bertengkar dengan yang lainnya.

Makanan Harian Sugar Glider di Penghobi

Seperti yang telah kita ketahui, di alam liar SG berburu serangga untuk memenuhi kebutuhan protein mereka dan buah-buahan untuk vitamin dan nutrisi lainnya. Sedangkan di tangan para penghobi, biasanya para pecintanya memberikan bubur bayi, buah-buahan dan serangga seperti jangkrik dan ulat hongkong. Bubur bayi yang mayoritas mereka gunakan adalah bubur Bayi SUN atau Cerelac, sedangkan untuk serangga biasanya mereka membeli nya di toko burung atau pasar hewan.

Jadi itulah sekilas tentang perbedaan Sugar Glider di alam liar dan di tangan para penghobi. Semoga menambah pengetahuan pembaca artikel di Yopetoys, jika ada komentar, saran maupun kritik tentang tulisan kami bisa anda tinggalkan di bagian komentar atau mengirimkan email ke yopetoys.indonesia@Gmail.com. 

Share ke teman yuk... 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial

Follow, Like & Share ke teman kalian yuk... :)

Join Member Yopetoys sekarang juga dan Kumpulkan Poin Belanjanya ! Tutup

error: Content is protected !!